MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN KOLABORASI DAN BERPIKIR KRITIS MENGGUNAKAN MODEL PANDAI PENDIDIKAN PANCASILA
Abstrak
Rendahnya tingkat hasil pembelajaran, berpikir kritis, kerja sama tim, dan keterlibatan siswa di antara anak-anak kelas empat di SDN Kuin Cerucuk 4 menjadi dorongan untuk penelitian ini. Paradigma PANDAI, yang menggabungkan Pembelajaran Berbasis Masalah, Numbered Heads Together, dan Investigasi Kelompok, dipraktikkan untuk mengatasi masalah-masalah ini. Tujuannya adalah untuk meningkatkan elemen-elemen ini melalui empat pertemuan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), sebuah metode kualitatif. Dua puluh enam siswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Penilaian tertulis untuk hasil pembelajaran dan berpikir kritis serta observasi untuk partisipasi siswa dan kerja sama tim digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan menunjukkan peningkatan yang nyata: berpikir kritis meningkat dari 27% menjadi 85% dan keterlibatan siswa meningkat dari 38% menjadi 92%. Kemahiran belajar juga meningkat dalam domain kognitif, emosional, dan psikomotorik. Model PANDAI disarankan sebagai strategi alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran karena berhasil meningkatkan prestasi dan keterlibatan siswa.
Kata Kunci: Aktivitas, Kolaborasi, Berpikir Kritis, PANDAI.